Motivasi dan Renungan Harian Mustika

Allah Bukan Saja Milik Para Anggota Gereja

by Arik Baik , at 6:41:00 PM , has 0 komentar
Suatu kebenaran penting dari Alkitab adalah bahwa Allah bekerja dengan semua orang, bukan saja mereka di dalam gereja. Begitulah dengan Orang­ orang Majus dari Timur. Orang-orang ini kemungkinan besar berasal dari Persia, di mana mereka membentuk suatu kelas keimamatan yang fasih dalam bidang-bidang falsafah, medis, dan ilmu pengetahuan alam.

Salah satu per­hatian utama mereka adalah astrologi, suatu ilmu pengetahuan yang lazim di seluruh dunia di zaman purba sebagai cara menerawang tujuan-tujuan para dewa. Jadi ketika orang-orang Majus itu melihat bintang supraalami, mereka pergi mencari tahu makna dan artinya.

Kita tidak tahu pasti bagaimana mereka sampai menghubungkan bintang istimewa itu dengan kelahiran Raja orang Yahudi, tetapi ada beberapa ke­mungkinan. Salah satunya adalah, akibat penawanan di Babel maka komuni­tas-komunitas Yahudi tercerai-berai di seluruh Timur Dekat. Dan semenjak abad kedua Sebelum Masehi, orang-orang Yahudi yang di pengasingan mem­punyai terjemahan Alkitab berbahasa Yunani yang universal. Dengan demiki­an para individu jenis imam mendapat akses ke Perjanjian Lama.
Ilustrasi Anggota Gereja
Ilustrasi Anggota Gereja
Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.' (Matius 2:1,2).

Catatan khusus tentang minat astrologis orang-orang Majus itu juga adalah kata-kata seorang Majus bukan Yahudi lainnya pada Bilangan 24:17, di mana Bileam menyatakan: Bintang terbit dari Yakub, tongkat kerajaan timbul dari Israel. Banyak orang Yahudi dari zaman Yesus lahir menganggap teks terse­but sebagai suatu ramalan tentang kedatangan Mesias.

Pengharapan spesifik itu dan pengharapan Yahudi secara umum terha­dap kedatangan Mesias-Raja, menjadi suatu kepercayaan yang tersebar luas di Kekaisaran Romawi bahwa seorang penguasa dunia akan muncul di Pales­tina. Dengan demikian sejarawan Romawi, Suetonius (sekitar tahun 100 Masehi) dapat menulis: Di seluruh Timur telah tersebar kepercayaan lama yang diyakini, bahwa sudah ditakdirkan pada waktu itu bagi pria-pria berasal dari Yehuda memerintah dunia (Life of Vespasian 4:5).

Begitu juga, Tacitus (seki­tar tahun 55-120 Masehi), seorang sejarawan Romawi yang lain, melapor­kan bahwa ada suatu keyakinan kokoh bahwa pada waktu ini Timur akan bertumbuh menjadi lebih berkuasa, dan para penguasa yang berasal dari Ye­huda akan memperoleh kekaisaran universal(Histories 5:13).

Dengan hal-hal tersebut di dalam pikiran mereka, maka lumrah saja orang-orang Majus itu mengikuti bintang dalam pencarian mereka terhadap Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu. Dan lagi, bilamana Allah telah mengingatkan mere­ka dalam sebuah mimpi agar tidak kembali kepada Herodes (Mat. 2:12) bisa saja Allah juga memberi mereka mimpi-mimpi tentang bintang itu. Allah kita mampu dan bersedia menggunakan berlipat ganda cara dan orang-orang untuk mengabarkan kebenaran-Nya yang menyelamatkan.
Allah Bukan Saja Milik Para Anggota Gereja
About
Allah Bukan Saja Milik Para Anggota Gereja - written by Arik Baik , published at 6:41:00 PM, categorized as Motivasi . And has 0 komentar
0 komentar Add a comment
Bck
Cancel Reply
Copyright ©2015 Renungan Mustika by
Theme designed by Damzaky - Published by Proyek-Template
Powered by Blogger
-->