Motivasi dan Renungan Harian Mustika

Sambutan Positif Terhadap Yesus

by Arik Baik , at 11:26:00 AM , has 0 komentar
Bintang itu luar biasa. Bukan saja sangat terang, tetapi, tidak seperti bin­tang lain, bintang itu bergerak seakan membimbing orang-orang Majus ke­ pada Yesus yang muda.

Mempertimbangkan pergerakan bintang itu, maka tak mengherankan beberapa orang berpendapat sesungguhnya bintang itu adalah sekelompok malaikat-barangkali yang sama dengan malaikat yang bernyanyi untuk gembala-gembala itu.Dan, pasti, para pengamat bintang di Timur pur­ba itu tentu saja akan terpesona oleh bintang yang bergerak. Dengan bantuan bintang itu maka mereka menemukan Raja orang Yahudi.

Setelah menemukan Yesus, mereka sujud menyembah Dia. Kenyataan itu krusial di dalam Injil Matius, karena menurut Sepuluh Perintah Allah, Dia telah memerintahkan orang-orang Yahudi untuk tidak sujud menyembah atau beribadah kepada apa pun kecuali Dia sendiri (Kel. 20:3-5). Dengan menekankan sujud orang-orang Majus itu di dalam sebuah kitab yang ditu­lis untuk orang Yahudi, maka Matius dengan kuat menyatakan bahwa Yesus Kristus tidak lain adalah Allah menyertai kita (Mat. 1:23).
Sambutan Positif Terhadap Yesus
Sambutan Positif Terhadap Yesus 
Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada.

Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia.

Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain. (Matius 2:9-12).

Peralihan kepada orang-orang Majus itu tidak berakhir dengan sembah su­jud mereka dalam pemujaan, tetapi diteruskan dengan persembahan-persem­bahan kekayaan mereka kepada-Nya. Pemujaan tidak pernah hanya terjadi di dalam pikiran kita saja.

Sebaliknya, pemujaan tumpah ruah ke dalam dunia sehari-hari kita bilamana pria dan wanita, sebagaimana orang-orang Majus, memberi diri mereka sendiri dan kekayaan mereka sebagai sambutan kepada Dia yang begitu besar kasih-[Nya] akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaru­niakan Anak-Nya yang tunggal (Yoh. 3:16).

Mempersembahkan persembahan yang dilakukan orang-orang Majus adalah tindakan pemujaan sebagaimana juga sembah sujud mereka. Dan lagi, persem­bahan mereka menyediakan bekal bagi Yusuf untuk membawa Raja muda itu ke Mesir, di mana Dia akan aman dari maksud-maksud jahat Herodes.

Hari ini, saya mengabdikan kembali diri saya bagi-Mu, Tuhan.

Orang-orang Majus memberi teladan bagi kita dalam mempersembahkan pemujaan dan persembahan. Kalau kita sudah memberikan hati kita kepada Yesus niscaya kita juga akan membawa segala persembahan kita kepada-Nya.

Emas dan perak kita, harta benda duniawi ki­ta yang termahal, segala karunia pikiran dan rohani yang tertinggi nilainya yang ada pada kita, akan kita serahkan dengan limpahnya kepada Dia yang mengasihi kita dan yang telah menyerahkan diri-Nya sendiri bagi kita (Alfa dan Omega, jld. 5, hlm. 55).
Sambutan Positif Terhadap Yesus
About
Sambutan Positif Terhadap Yesus - written by Arik Baik , published at 11:26:00 AM, categorized as Kesaksian . And has 0 komentar
0 komentar Add a comment
Bck
Cancel Reply
Copyright ©2015 Renungan Mustika by
Theme designed by Damzaky - Published by Proyek-Template
Powered by Blogger
-->